Rabu, 07 Juli 2010

celana jeans

Mungkin, sepotong celana jeans punya riwayat yang panjang dalam kehidupan kita tapi apa peduli kita ? Bahkan ketika turun derajat fungsinya turun sejauh telapak kaki, kita tidak juga belum berhasil menemukan alasan yang jitu untuk menganggap riwayatnya itu berarti. Jika menganggap bahwa semua kisah itu berarti maka akan banyak banget catatan yang memenuhi CV kita , karna akan banyak benda mati atau hidup yang pernah bersentuhan dengan kehidupan kita.

Ketika mengenal seseorang dan semenit kemudian melupakannya, ini seperti dalam rangka agar memori kita tidak penuh yang dapat membuat kita sering HANG, tidak ada kejadian yang benar membuat CV hidup kita mencatatnya baik baik lalu kita stabilo biar lain waktu dapat dibaca dengan mudah.

Benarkan sebuah kisah dari peristiwa ngga dapat dicatat baik baik..?? bukannya kita hidup di zaman serba canggih bahkan ada TV, radio, komputer yang dapat melotot hampir di seluruh juru Jagad raya tapi mengapa semua itu tidak punya fungsi sebagai memori pengingat. Kecanggihan macam apa yang membuat CV tidak lagi menyediakan ruang bagi catatan 2 kisah hidup kita sendiri..???

3 komentar:


Nick Salsabiila mengatakan...

nice mb minten...bnyak hal datang dan pergi dalam hidup kita..meninggalkan memori yang tentunya akan membuat hidup kita berubah....maka catatlah tiap jejak mereka dlm hati kecil kita...^_^


meutia rahmah mengatakan...

nice post minten...sudah lama kk mennatikan postingan mu..keep writing kamu pasti bisa..


Accilong mengatakan...

inspirasi dalam menulis mmg kadang datang dri tempat yg tidak disangka2 pun sebuah celana jeans.
wow.. so nice..


Followers

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Blog's Stats

 

Smile Corner | Copyright © 2011
Designed by Rinda's Templates | Picture by Wanpagu
Template by Blogger Platform