Selasa, 13 November 2012
3 Hujan ...
Selasa, 14 Februari 2012
2 Freespirit...

Saya ingin ke Pantai Tidung, Sebentar lagi saya akan kaaabuur ( berharap bisa kaabuur :P ) dan menyepi ke Pantai tidung.Camping.Backpacking.Jangan tanya saya kenapa pantai tidung, dan dari mana ide nama ini muncul.Pernah ngga seperti itu ? mendadakan ingin sekali ke suatu tempat. Tapi tidak tahu bagaimana menjelaskannya? Saya pernah ke pantai Tidung sendirian. Temen temen menganggap saya aneh plus gila karena pergi kemana - mana senangnya sendiri.Ibu Komandan pasrah (terpaksa pasrah sih ... ), ketika saya bilang, jiwa saya lagi ingin sendiri, lagi ingin bepergian.Setiap pulang bepergian sendiri atau bareng temen, saya merasakan suatu energi yang baru . Entah itu karena pengalaman yang tak terbeli, atau kenangan yang tak bisa di hapus.Atau bisa pula penyegaran dari sebuah kejenuhan.
Menulis ini, saya merindukan pantai Tidung. New Paradise, begitulah saya menyebut pulau Tidung ini.Pulau Tidung merupakan pulau terbesar dalam gugusan pulau-pulau yang ada di Kepulauan Seribu. Pulau hunian penduduk ini memiliki luas sekitar 109 ha dengan populasi sekitar 5000 jiwa. Nama Pulau Tidung berasal dari kata Tidung (dalam aksen penduduk setempat pada waktu itu), yang artinya tempat berlindung, karena pulau ini sering dijadikan sebagai tempat untuk berlindung dari bajak laut atau perompak,Maka Pulau ini dinamakan Pulau Tidung yaitu pulau untuk tempat berlindung.
Pulau Tidung terhampar membujur panjang dari barat ke timur dan menjadi 2 bagian (Tidung Besar & Tidung kecil)
“jembatan cinta” adalah Jembatan penghubung antara Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil yang berjarak 3 km,jembatan ini terkesan eksotik dan menawan. Apalagi pada saat “sunrise” & “sunset” tiba. Para wisatawan berlomba menuju jembatan untuk berfoto- foto menikmati keindahannya atau mengabadikannya dengan berfoto- foto. selain itu ada Pantai Tanjongan Timur terkenal pasir putihnya , adalagi Pantai Tanjung Barat dikit sepi tapipantai ini sangat indah apabila dan mengagumkan ketika matahari terbenam. ( cocok buat yg ngga suka rame ..:P ), ada lagiPelabuhan Betok tempat paling asyik buat mancing, yang terakhir Pulau Tidung Kecil
Pulau ini tidak berpenduduk masih terlihat alami dan hijau dikelilingi pohon kelap. Di sebelah timur pulau terdapat sebuah makam yang dipercaya sebagai makam Panglima Hitam. Pulau ini juga bisa digunakan untuk area kemping bagi para petualang.
Sudah lama saya tidak keluar, ke alam bebas, berpetualang. Menjadi free spirit, dan mengkap energi.ketika saya mengeluhkan hal ini , seorang sahabat berkata, untuk bisa pergi ke suatu tempat, tidak perlu harus " pergi " kesana. Bisa lewat media lain.ia bicara soal melalang buana melalui semesta raya. Alam mimpi, Imajinasi . Alam paralel.
Jujur aku susah mengerti apa yang dikatakan beliau...? terperangkap dalam kehidupan yg itu itu aja setiap hari. Bayangkan pantai Tidung...ops, maaf itu bayang saya. Imagine : around the Indonesia in 75 days?..possible!
Sabtu, 07 Januari 2012
3 Hujan ....
Hujan ...
Hmmm mulai jatuh cinta sama hujan nih kayanya ...^_^
Bagi saya hujan tuh bisa jadi temen sekaligus musuh dalam segala suasana hati baik senang maupun sedih.
Hujan itu seruuu bisa bikin nangis bombay karena kehilangan juga bikin nangis haru karena bahagia.
Waktu jaman SD dulu sama temen temen SD seneng banget kalo Hujan , Kita masing masing pakai jas hujan warna warni plus bergambar lucu lucu juga, terus pake payung yang warna warni juga ,lalu berjalan bergandengan ke gerbang depan sekolah... ^_^ .Pernah suatu hari hujan pulang sekolah sambil jalan kita iseng nyanyi “Hujan sing gede..karunya ka budak gede” " Hujan sing lentik karunya ka budak leutik " lagu itu pasti diulang ulang terus nyampe depan rumah.
Terus jaman SMP apa yaa kenangan sama hujaaan?? ingat ingat waktu itu ketemuan si cinta pertama (eee gebetan pertama .. ^_^ ) pas Hujan di depan Halte nungguin angkot , pertama cuma senyum lalu saling sapa dan berakhir dianter pulang hihihi . . .
Jaman SMA, hemmm… mulai daku ngga sukaa sama hujan yaaa pas Smu ini , ada peristiwa yang nyampe sekarang masih susah di untuk dilupakan bahkan ngga mungkin dilupakan , Pas Hujan temen deketku meninggal , pas Hujan juga bikin sahabat ku ikutan tinggalin aku jugaaa , pokoknya hujan jaman smu bikin daku benci sama Hujan.
Tapi ngga tahuuuu kenapa beberapa hari ini aku mulai suka lagi sama hujan bahkan " Jatuh cinta lagi tepatnya " mungkin gara gara lagunya Hujan - Utopia kali ,ya .... ^_^ , atau karena tiap hari cuma ditemenin hujan mau tak mau suka ga suka yaa temennya cuma hujan , akhirnya alami virus “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino” lagi deh sama hujan ....^_^
Minggu, 11 Desember 2011
3 Ruang untuk diri gue sendiri ....
Pernah merasa stres berlebihan..?? beban kerjaan terasa overload,kerjaan tidak beres, dicuekiin temen temen, masalah datang tumpang tindih, tuntutan hidup layak terus mengejar,manajemen waktu berantakan, keuangan runyam,kesehatan menurun dratis, Dunia serasa runtuh.
Gue pernah
Apa yang ingin gue lakukan..??
Terbang ..!!
Sebenernya gue sering menertawakan diri gue sendiri ketika keinginan itu muncul,keinginan anak anak yang tidak pernah tercapai karena gue tidak punya sayap.
Lalu..?
" Lakukan hobi yang membuatmu bahagia " suara pangeran langit .
Hobi yang mana..?? hobi gue banyak sehingga gue mulai membuat daftar hobi, mulai dari coret coret buku gambar, konser tunggal kamar mandi , isengin temen , nonton bola nyampe yang terakhir ngobrol sama bintang hehehe. Gue selalu merasa bahagia yang tidak terkira jika gue tatap bintang buka sekedar tatap ngobrol sama hitung bintang pun gue sering lakuin hehehe , terdengar aneh sih tapi gue bahagia kalo bisa tatap bintang tiap malem cuma sayang bintang ngga muncul sering sering di langit rumah gue , tapi setidaknya gue punya ruang untuk diri gue sendiri ngerasa seneng and bahagia.
Setiap kita pasti punya ruang seperti itu. Ruang hening yang bisa membawa kita pada keutuhan sejati, Ruang yang bisa melupakan kita dari kekacauan dan hiruk pikuk pikiran kita sendiri, Ruang yang bisa memberikan pasokan energi tanpa kita sadari, Ya kita harus bisa menemukan ruang buat diri kita sendiri Media buat dialog kita dengan Allah yang maha kasih.
Senin, 28 November 2011
0 selalu ada cerita pas Hujan ..

Lagi siap siap intip " Bintang ", tapi ya ketunda sama Hujan lagi ( Langsung BT 17 detik ..^_^ ) , Kalo lagi hujan gini paling suka itu mandangin hujan lewat jendela dan membiarkan percikkannya menyapa wajah ... cuma satu kata " Menyenankan ". Lalu tanpa sadar banyak hal yang terlintas dibenak yang ga sengaja atau sengaja dipikirkan , Hujan memang momen yang pas untuk memikirkan hal hal yang tak sempat terpikirkan, hal hal yang harus dipikirkan tetapi sengaja diacuhkan, hal hal yang tak sanggup dipikirkan pada saat saat lalu atau memikirkan sesuatu yang ngga harus dipikirkan. Lewat hujan juga mungkin ada entah siapa yang sedang berduka hati hingga air matanya membasahi bumi atau mungkin juga ada berita gembira yang membuat hatinya senang tak terkira. Mandangin Hujan jadi ingat banyak cerita, kenangan indah, pengalaman ga enak , bikin BT, apapun itu hujan tetap aja bikin hati teduh, hening kadang mengundang kesal ( mirip malam ini bikin BT ...^_^ ) sama kaya Bintang ..:P
Banyak kisah dalam hujan, banyak kenangan dibalik hujan , banyak kata terangkai dari hujan, tapi Hujan bagiku tetaplah menyimpan misterinya sendiri .... ^_^
Sabtu, 13 Agustus 2011
1 komentar Mudik Made in Indonesia

Yo, ayo...mudik rame rame...yooo!!! Pulang ke kampung halaman, jenguk saudara...yo!!!! Tak peduli berdesakan di bus ato kejepit kereta he..he..he..he... Gimana bagus ngga lagu rapnya..? Lumayan jadi lagu pengiring di kala mudik ( bagi yang mudik sih..). Ingat Lebaran pasti hal pertama adalah ketupat ama opor ayam dan tentu saja MUDIK bo, itu tu pulang kampung halaman bersilaturahmi ke saudara yang hanya dilakukan pas lebaran doang.Makanya orang orang pada belain mudik walau harus berdesakan di bus atau kereta. Fenomena mudik tak lepas dari budaya dan agama, dari segi agama mudik mempunyai nilai religi dengan hari raya idul fitri dimana semua orang saling bermaafan melebur segala dosa plus kesalahan,sedangkan dari budaya mudik berorientasi pada orang tidak bisa dipisahkan dengan tanah leluhurnya dari mana dia berasal.
Selain memberikan dampak positif, tradisi mudik ternyata memberikan dampak negatifnya,dampak positifnya yaitu mudik bisa dijadikan ajang pengenalan terhadap daerah asalnya, budayanya serta pengetahuan dan pengalaman tata krama dari para orang tua. Tapi disisi lain mudik juga berdampak negatif karena biasanya mudik membuat orang menjadi konsumtif, pemudik lebih jor joran beli oleh oleh buat dibagikan di kampung, alhasil uang yang dikumpulkan berbulan bulan bisa langsung habis sekejap.
Entah kenapa tradisi mudik di Indonesia begitu terasa lebih heboh dan membuat pemerintah puyeng tujuh keliling, Tiap tahun pasti saja pemerintah mengerahkan berbagai kendaraan hanya untuk mengangkut para pemudik pulang ke kampung halaman. Seirirng waktu mudik sudah menjadi suatu kewajiban bagi sebagian masyarakat, segala cara di tempuh biar bisa mudik,itu sah sah saja, bukan kah cinta kampung halaman itu merupakan sebagian dari iman, hanya saja kita bingung mudik yang baik itu seperti apa..??
Sabtu, 09 Juli 2011
1 komentar Mabuk Teknologi

Tiba - tiba menyadari ada banyak perubahan - perubahan yang terjadi pada diri kita , lingkungan dan aturan -aturan yang berlaku dimasyarakat. Pernahkan kita memahami manfaat gaya hidup konsumetif, Makna tentang telepon ber jalan ( HP maksudnya...:P ) , Warung fast food yang berjamur, busana ala mariah carey, lukisan tato di bahu kanan dan kiri , anting -anting yang mendarat sampai ke hidung, bibir, dan lidah ? atau pernahkah kita berpikir tentang kritis apa yang dihadapi dunia ini, tentang perang Ideologi , teroris, perebutan kekuasaan, pasar bebas, kelaparan , jual beli manusia , pokoknya kaya dunia tanpa batas deh.Atau jangan - jangan kita memilih jadi katak dalam tempurung , yang berpikir sempit, terkotak,bingung, gagap yang terombang - ambing arus modernisme.
Mungkin betul apa yang digambarkan oleh Yasiaf Amir Piliang yang mengatakan bahwa hidup kita saat ini bagaikan hidup di lukisan " Heirony Mus Bosch " kalo ngga salah judulnya " the paradise and the hell " . hidup antara surga dan neraka, antara orang saleh dan pendosa,atau antara malaikat dan setan ( bukan setan merah MU loh..:P ). Atau lebih mengerikan lagi seperti yang dilukisan " Teodere Gericault , Rakit medusa " yang penuh kepanikan, ketakberdayaan, ketakutan dan usaha yang sisa sisa. Atau mungkin juga kita hidup dalam dunia yang serba terbalik , Jujur dianggap dungu, sederhana dianggap primitif , kelicikan dianggap pahlawan, harapan dan kekecewaan lebur jadi keputusasaan dan kemarahan.
Dunia barat masih dijadikan kiblat kemajuan teknologi, mulai dari film,musik, hingga internet dan games lainnya.Hampir semua barang masuk tanpa hambatan, sensor, seleksi, dan tanpa kebijaksanaan yang dapat membawa keselamatan bagi umat manusia, yang akibatnya kita memuja - muja kehebatannya tanpa sadar kita sedang diracuni. Sebuah kekhawatiran yang oleh " John Naisbitt " disebut sebagai Zona mabuk Teknologi. Sebuah keadaan yang membingungkan,membuat gamang, yang pada akhirnya mempengaruhi keberagamaan,seni,kehidupan sehari -hari , dan kemanusiaan kita .
Zona mabuk teknologi yang dimaksud mungkin sebagai berikut ..pertama Kita lebih menyukai penyelesaian secara Instan dan kilat . Hidup ingin serba mudah, serba segera, dan melupakan proses sebagai bentuk usaha menuju penyelesaian. Kedua Antara kita takut sekaligus memuja teknologi . Suatu saat kita memeluk teknologi dengan penuh kebanggaan sebagai sesuatu yang membuat hidup kita lebih baik, tapi kemudian sakit hati mankala teknologi tidak sesuai harapan dan keinginan. Ketiga Kita pura pura buta antara yang nyata dan yang semu. Kita bingung menunjuk mana yang asli mana yang palsu karena teknologi telah menyembunyikan dan melebih - lebihkan . ( kaya editan foto..:P ). Keempat Lebih menerima kekerasan sebagai sesuatu yang wajar. Kekerasan yang dikemas dan jadi bahan tontonan dari mulai film , games yang secara tidak sadar berpengaruh pada perilaku masyarakat. Kelima Lebih mencintai teknologi dalam wujud mainan. Sebagian orang menempatkan acara " Menikmati kesenangan " sebagai prioritas utama.Ruang keluarga yang dulu merupakan ruang berisi kursi yang nyaman , kini mirip etalase berjalan yang diisi dengan VCD, Televesi, Playstasion dan kawan kawan.
Marilah kita merenung sejenak,menyadari apa yang kita lakukan,sambil sujud dalam keheningan dan kesenyapan , karena kesenyapan menyuburkan pikirian, perenungan mengembangkan kebijaksaanaan, mendengarkan menghasilkan kemanusiaan.Tak ada kesenyapan maka tak akan ada ruang untuk berpikir, untuk itu kita perlu " menampar " muka sendiri ,membangunkan diri dari mimpi -mimpi yang melenakan , dan menyadari posisi kita sebagai masyarakat yang beradab, beragamaSenin, 04 Juli 2011
3 Tamu ...
Maka sikap tamu yang ada di diri kita adalah sikap yang dirancang untuk tempat, perasaan yang dirancang pula.Undangan atas tamu untuk kebahagiaan ini memang sudah dirancang untuk orang orang tertentu saja yang berarti tidak semua orang diundang. mengapa bisa begitu ya..? apakah dalam kebahagiaan ini ada unsur timbal balik yaitu amplo yang diberikan berbanding lurus dengan makanan yang disediakan..? tapi aku yakin bahwa hal ini terjadi hanya berhubungan dengan masalah keterbatasaan aja yang mungkin juga diketahui oleh si pengundang Permasalahannya mungkin bukan ukan masalah mengundang atau tidak ,mungkin kebahagiaan cukup dirasakan secara perwakilaan saja.
Kita bandingkan jika kita tiba tiba menjadi tamu yang tidak diundang, hal ini biasanya terjadi saat ada berita kematiaan atau musibah yang terjadi pada siapa aja baik dikenal ataupun tidak, semua berjalan spotan semua datang tanpa undangan tetapi tetap dengan amplo yang mewakili rasa belasungkawa mereka,apa kesedihan membutuhkan lebih banyak orang untuk ikut berduka yang tidak perlu undangan untuk menyuruh mereka datang..?? yang jelas aku ngga tahu..tapi yang pasti kita adalah orang yang akan berada di kedua situasi itu baik menjadi saksi atas datangnya sesuatu atau perginya sesuatu,suatu hari hari nanti kita juga akan mendapat giliran menjadi tuan rumah baik sebagai yang punya hajat atau sebagai yang punya musibah. TUNGGU AJA....
Minggu, 19 Juni 2011
2 Saat sendiri

Jika ada waktu yang paling tepat untuk merasakan betapa pentingnya peran orang lain bagi diri kita , adalah pada saat kita sendiri.Cobalah eja saat saat itu, lalu susunlah ia menjadi bangunan yang bernama kepentingan. Kita akan merasakan betapa kita punya begitu banyak kepentingan kepada orang lain, baik kita sadari secara langsung maupun tidak.
Dewan juri yang memanggil seorang juara,misalnya, tentu hanya akan menyebut nama orang yang bersangkutan.
Padahal, dibelakang sang juara itu pasti ada sejumlah tangan yang berperan penting dalam kehidupannya. Orang tua, teman,guru, pelatih dan suporter.
Mereka ini tentu tahu diri untuk tidak mengklaim bahwa diri mereka punya andil bagi sang juara.Tetapi jika dipikir pikir, peran mereka yang tidak kecil itu justru menjelaskan apa sesungguhnya peran yang dimainkan oleh sang juara.Cobalah dimulai dari orang tua.Jika mereka tak merestui sang juara untuk bertanding, mungkin ceritanya akan lain.Begitu juga teman, guru, pelatih , atau suporter.
Bayangkanlah jika tak ada sosok sosok mereka disamping sang calon juara yang sedang bertarung dalam pertandingan.Jadi, sesungguhnya ketika namanya dipanggil sebagai pemenang, sang juara hanyalah sedang memainkan sebuah peran : menjadi duta bagi orang tua,teman, guru, pelatih dan supoter yang telah mengamanahkan sebuah kepercayaan kepada dirinya.
Pada saat sendiri kita baru merasakan betapa terlalu lemahnya diri kita jika harus bertarung seorang diri.
Di sinilah kita baru merasakan bahwa diri kita sesungguhnya tidak menyediakan tempat bagi kesombongan, karena seluruh ruangannya telah diisi oleh jasa jasa orang lain yang tak terhitung jumlahnya. Ketika kesombongan telah menguasai diri kita, tentu kita tahu bahwa inilah yang sedang terjadi : kita mengusir jasa jasa orang lain dari ruang ruang diri kita. Kita kosongkan ruang ruang itu, lalu kita undang kesombongan untuk bersemayam di dalamnya.
Jumat, 10 Juni 2011
0 Dua Tangan Dua Telinga
Ya bagaimana mau menolong , berbagi rezeki , dan saling mengingatkan jika namanya saja tidak kenal , maka jangan heran ketika sakit , sakitnya pun ditanggung sendiri , ketika susah , susahnya sendiri , bahkan meninggal dunia pun dia harus mengurus sendiri ( keluarga maksudnya ). Malahan peranan tetangga digantikan yayasan pemakaman sekarang.
Keadaan seperti ini sulit kita jumpai 15 tahun ke belakang, bahkan saat kehidupan desa masih " MENYENANGKAN " hampir setiap orang kenal dengan warga sekampung , hidup terasa lebih indah persaudaraan ada dimana mana. Saat membutuhkan pertolongan tanpa perlu diminta orang orang datang sendiri kerumah.
Ternyata analogi dua tangan sudah jarang digunakan, bukannya lebih seru jika kita bisa seperti dua tangan ,walau berbeda tempat , kiri dan kanan harus saling mengunjungi ,bersilaturahim , bantu dan menguatkan. Ada banyak pekerjaan sulit dapat diselesaikan atas kerjasama dua tangan kita. Tangan kiri tidak pernah iri dengan tangan kanan sebaiknya tangan kanan pun tidak pernah mencemooh tangan kiri bahkan mau saling berbagi , Ketika membeli jam tangan contohnya sebagus apapun jam tangan itu tangan kanan akan rela tangan kiri memakainya . Yang ada sekarang analogi dua telinga lebih dominan berlaku disaat ini walaupun berdekatan bahkan ditempat yang sama, mereka tidak pernah saling melihat dan mengunjungi, terlihat keduannya sibuk dengan pekerjaan masing masing sangat individualis mana seru hidup begitu.
Kamis, 14 April 2011
1 komentar jatuh cinta .....

Aku benci jatuh cinta, aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, senyum senyum ngga jelas ngga tahuu kenapa. Aku benci menunggu kamu sapa dan saat kamu sapa aku akan bersembunyi dibalik senyum, lalu berusaha mencari kalimat kalimat lucu agar kamu tertawa, karena menurut Hoki si ayam manis cara mudah membuat orang suka dengan kita adalah dengan membuatnya tertawa.. moga moga trik si hoki kali ini bener...( ngga yakin 100 % sih ..)
Aku benci deg degan menunggu sms kamu muncul di inbox dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya,
Aku benci ketika jatuh cinta semua harus sempurna yang aku ucapkan seolah olah harus tanpa cacat atau aku bisa kehilangannya,
Aku benci harus berada diposisi ini, tapi aku tidak bisa menolak apa lagi tawar menawar...
Aku benci ketika kamu melepaskan jacket kesayanganmu hanya untuk melindungin ku dari guyuran hujan, saat kau lakukan itu membuat aku berhenti bernafas , aku merasa canggung , aku deg degan setengah mati dan ingin berlari jauh karena mukamanisku merah kaya udang rebus...:P
Aku benci harus sadar atas ke canggungan itu... tapi tidak bisa melakukan apa apa
Aku benci jatuh kepadamu karena didalam perasaan canggung, gugup, dibalik rasa kangen aku sungguh sungguh takut kehilangan muuuuuu...



