Senin, 01 Juli 2013

2 Cita cita yang hampir terwujud ...

Ketika kecil, saat usiaku belum genap 6 tahun om ma tante bertanya padaku, "Wan , kalau sudah besar kamu mau jadi apa?".Saat itu belum ngerti apa cita cita jadi sebagai jawaban atas pertanyaan itu aku hanya tersenyum dan melirik ke mama .

Ketika usiaku genap 6 tahun , mama mengajak ku sebuah pernikahan , pernikahan sahabatnya mama di kota  jakarta dan aku merasa senang melihat gedung gedung menjulang tinggi ,dan saat itu pun aku berkata ," Ma , kalo udah gede aku mau jadi orang yang suka bikin gedung gedung tinggi itu." itulah pertama kalinya aku mengenal cita cita walau tak tahu itu apa sebutnya yang penting bikin gedung gedung tinggi ...:P , Yang benar saja nak , kau tak mungkin menjadi arsitek kamu kan ndak suka gambar." Sejak saat itu, kutanamkan dalam hati bahwa aku tak layak bercita cita menjadi Arsitek ."

Tak terasa aku sudah masuk sekolah dasar . Aku senang sekolah , hingga pada suatu hari aku bolos sekolah diajak eyang uti ke bandara Husein Sastranegara untuk menjemput bude dari jogja , itulah pertama kalinya aku melihat seorang pilot dan kagum kepadanya jadi ketika Ibu Ika guru bahasa Indonesia kasih tugas mengarang dengan tema  " Gantungkanlah cita cita mu setinggi langit ." aku dengan bangga menulis aku ingin menjadi Pilot. Guruku berkata, kau tak bisa jadi pilot jika rankingmu jelek. Ya aku memang bukan anak pintar dikelas , lagi lagi aku membuang cita cita untuk menjadi pilot.

Usiaku makin bertambah dan tak terasa sudah duduk disekolah menengah pertama ,aku senang bermain basket, maka ketika Wali Kelasku  bertanya ." Apa yang ingin kau raih dimasa depan ?" aku menjawab " ingin menjadi pemain Basket Nasional." Tiba tiba seisi kelas bersorak .." Huuu... badan pendek gitu mau jadi pemain basket , mana bisa ..?" Tanpa pikir panjang lagi , saat itu aku melupakan cita citaku untuk menjadi seorang atlet basket.

Masa sekolah menengah pertama pun berakhir , berganti seragam abu abu dan ketika guru BP memanggilku keruangannya " Kau hendak meneruskan kemana setelah lulus nanti?" tanya beliau. Aku berpikir sejenak lalu menjawab mauu jadi  arsitek gambarku jelek , mau jadi pilot ndak terlalu pintar ,aku mauu jadi atlet basket kependekan jadi setelah lulus nanti aku memilih untuk menjadi ibu rumah tangga saja , aku yakin kali ini tak bakal ada yang bisa menghalangiku ."

Dan benar saja pelan tapi pasti  , sekalipun belum resmi menjadi seorang istri plus Ibu Rumah tangga ( tinggal menghitung hari sih...:P ) tapi salah satu cita cita ku hampir terwujud yaitu jadi seorang istri pilot yang pintar gambar dan jago main basket ... ( Insya Allah ..^_^ )



NEXT - Cita cita yang hampir terwujud ...

Followers

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Blog's Stats

 

Smile Corner | Copyright © 2011
Designed by Rinda's Templates | Picture by Wanpagu
Template by Blogger Platform