Selasa, 12 Maret 2013

tidak akan bolos (lagi)..

Bima , Arif , dan Hanif adalah siswa kelas lima SD babakan sari. Mereka punya hobi membolos! beberapa kali , mereka dipanggil wali kelas, tapi tetap saja masih sering membolos!
"Hahaha... ngapapin sekolah, bikin kepala pusing!" kata Arif
"Iya. Kalau aku , malah ngga suka banyak PR malesssss!" kata Hanif.
"Huuuu.... kamu emang tukang males!" teriak Bima.
Pagi itu, waktu menunjukan pukul 09.30. Bima, Arif, dan Hanif kembali bolos.Kali ini, mereka pergi menuju BSM. Tiba di BSM, mereka langsung menuju arena bermain Games zone. Disana, terdapat macam macam permainan.Arif langsung membeli koin dan memainkan mobil game, diikuti Bima dan Hanif . mereka bertiga asyik dengan game masing masing.
Tiba- tiba, mereka dikejutan dengan bapa bapa berseragam." Maaf, Anak - anak... bisa ikut bapa sebentar!"
Bima, Arif, dan Hanif ketakutan. Mereka segera menghentikan permainan yang sedang berlangsung. Mereka di giring ke sebuah pos jaga.
" Nama kamu siapa?" tanya bapa tadi
" Eu..euuu....saya Bima pak!" ini Arif dan Hanif," jawab Bima gemetar, Mereka tidak membayangkan akan dibawa ke tempat itu. Kemudian , Bapa tadi itu menanyakan dan mencatat sekolah , alamat rumah, dan nama orang tua masing masing." Perlu kalian perhatikan , Bapa bertugas merazia anak anak yang bolos pas jam pelajaran . "
Mendengar kata " Razia"  , Bima , Arif , dan Hanif semakin ketakutkan. Mereka takut dijebloskan ke penjara? takutttttttt !
" Kenapa kalian bolos sekolah ?" tanya bapa itu.
Bima, Arif dan Hanif tidak memjawab mereka cuma menangis karena takut . Bapa petugas itu tersenyum lalu menghampiri ketiganya itu.
" Ya, sudah ... Bapa memperbolehkan kalian pulang dengan satu syarat !" kata nya.
" Syaratnya ...syaratnya...a...ap...apa, apa bapa?" tanya Bima terisak.
" Syaratnya , kalian jangan membolos lagi! kalau bapa masih menemukan kalian bolos , bapa tak segan segan membawa kalian ke kantor polisi!"
" Iy...iya, bapa! kami ti ...tidak akan membolos lagi!" kata Arif.
Akhirnya ke tiganya diperbolehkan pulang. Sepanjang jalan, mereka tidak bicara sepatah kata pun. Mereka masih ketakutan.
Tiba tiba...." Mulai hari ini , aku tidak akan bolos lagi!"
" Iya, aku juga !" susul Arif.
Tetapi , mereka berdua heran kena hanif diam saja.
"Hei, Kamu masih mau bolos,ya?" tanya Bima.Hanif diam saja." Nif, Kamu belum kapok, ya!"
"Hmmmmm... aku ... tidak akan bolos lagi ,tapi masalahku sekarang bukan itu." katanya
" Lalu, apa Nif?" Tanya Bima dan Arif bersamaan.Hanif menunjuk celananya yang basah kuyup, Spotan saja keduanya tertawa. Ternyata , Hanif pipis dicelana saking takutnya saat ditanya bapa tadi.sejak hari itu, bertiga tidak pernah bolos lagi.

#coret coret curhatan siganteng.com.... ^_^

1 komentar:


Zeal*Liyanfury mengatakan...

hehe.....hanif.. hanif... bener2 parah rasa takutnya tuh. ^_^
ternyata rasa takut itu berguna juga yak. jadi tak perlu takut dengan rasa takut lho, selama rasa itu dapat menjadi motivasi pada kebaikan. sebaliknya jika ketakutan menjadi jalan keterpurukan, so.. mesti diterhapi segera.
hmm.. bocah 3 sekawan, moga kalian kelak jadi anak2 yg sholeh ya. :)


Followers

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Blog's Stats

 

Smile Corner | Copyright © 2011
Designed by Rinda's Templates | Picture by Wanpagu
Template by Blogger Platform